Cara Membuat Sabun dari Minyak Zaitun

Minyak zaitun atau dalam bahasa Inggris  disebut Olive Oil, sudah dipercaya masyarakat sejak ratusan tahun lalu sebagai bahan perawatan kulit, tubuh, dan rambut.

 

MINYAK zaitun murni merupakan bahan alami untuk pembuatan sabun mandi, menghasilkan sabun zaitun yang mahal harganya. Dengan keistimewaan  sabun zaitun, konsumen menginginkan kulit, wajah, tubuh, dan rambutnya terawat oleh khasiatnya.

Konsumen banyak mengincar sabun zaitun ini, menyebabkan sabun zaitun sulit dicari di pasaran. Karena itu, daripada sulit mencari sabun zaitun di pasaran, lebih baik kita mencoba membuatnya sendiri, karena pembuatan sabun dilandasi ilmu Kimia cukup mudah dilakukan.

Jika kita sudah bisa membuatnya, kita juga bisa memasarkan produk sabun zaitun ini. Nah,  agar produk dijamin aman, maka lebih baik jika diuji dulu kualitasnya di laboratorium badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM). Demikianlah yang sudah dan akan terus dilakukan oleh program bidang studi Kimia jurusan IPA MAN Cianjur.

Kami secara berkelompok dengan senang hati sudah mencoba membuat sabun zaitun dalam rangka praktikum pelajaran Kimia yang dibimbing Ibu Mubaroh, S.Pd. M.Pkim.

Saat praktikum ini tiba, peralatan yang kami gunakan cukup wadah plastik, wadah gelas, timbangan, sendok stainless steel, dan cetakan dari bahan plastik.



Bahan-bahannya yaitu minyak zaitun  235 gram, minyak kelapa 150 gram, minyak sawit  100  gram, NaOH  74 gram,  air 210 gram, bahan pewangi   10  ml. Praktikum dimulai dengan menimbang  dan  melarutkan NaOH ke dalam air.  Caranya, padatan NaOH dilarutkan  sedikit demi sedikit ke dalam air, kemudian diaduk hingga larut. Air dingin yang menjadi larutan NaOH panas ini didinginkan hingga diperoleh larutan yang jernih.

Langkah selanjutnya minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak sawit dituangkan  ke dalam wadah. Kemudian  larutan NaOH  dituangkan ke dalam  campuran minyak dengan hati- hati. Lalu, diaduk- aduk hingga lama kelamaan akan menjadi mengental dan warnanya yang  semula kuning keemasan  berubah menjadi kuning  pudar alami tanpa pewarna. Jika campuran sudah mengental, maka bisa mulai ditambahkan pengharum dan kalau mau  pewarna juga.

Setelah itu,  produk sabun kental tadi dituangkan  ke dalam cetakan, dibiarkan   satu sampai dua hari, dan menjadi keras, kemudian dipotong-potong dengan ukuran  sesuai dengan selera lalu disimpan lagi. Setelah tiga minggu  lama penyimpanan, akhirnya sabun zaitun  sudah  dapat digunakan. Nah, itulah cara- cara pembuatan sabun dari minyak zaitun.

Semoga bermanfaat.

(Afina Naufalia, MAN Cianjur)

Share ya : )

Menurut kamu?

Email kamu tidak akan disebarkan. Tanda bintang wajib diisi *