Dampak Industri K-Pop terhadap Bangsa Indonesia

Saat ini, demam Korea atau yang biasa disebut Korean Wave sudah mulai merajalela ke seluruh kalangan di Indonesia. Korean wave adalah sebuah istilah yang merujuk pada popularitas budaya pop Korea di luar negeri.

 

GENRE Korean wave berkisar dari film, drama televisi, dan musik pop (K-pop). Bukan hanya para pelajar saja yang terkena “demam Korea” ini, orang yang sudah bekerja pun banyak yang terkena imbas.

Mungkin ada sebagian orang awam yang masih bertan ya “kenapa sih suka K-Pop?”  atau  “memang apa sih manfaatnya menyukai K-Pop?” dan sebagainya.

 

Pada awalnya, demam Korea ini terjadi karena kedatangan para artis Korea pada sekitar tahun 2013. Selain itu, beberapa stasiun televisi di Indonesia pun mulai menayangkan drama Korea yang mungkin sebelumnya jarang ditemui di layar kaca Indonesia.

Nah, pasti bagi sebagian orang awam hanya berpendapat bahwa munculnya perindustrian Korea di Indonesia ini hanya membawa dampak negatif. Tapi tahukah kalian? Bahwa demam Korea ini memiliki dampak positif bagi masyarakat bahkan Negara.

 

Hal ini lah yang disadari pemerintah Korea, bahwa dengan merebaknya Korean Wave, akan membuka jalan bagi kemajuan ekonomi Korea. Terbukti, setelah merebaknya Korean Wave, pendapatan negara meningkat dari sektor pariwisata. Menurut situs http://www.kbs.co.kr, sekitar 8,5 juta wisatawan asing berkunjung ke Korea di akhir tahun 2010.

Jumlah ini sangat jauh berbeda dibandingkan tahun 2000 saat Korean Wave belum setenar sekarang, yaitu sekitar 1,5 juta wisatawan asing saja. Belum lagi dari sektor industri. Peningkatan penjualan juga terjadi pada produk-produk korea yang sering digunakan para artis Korea.



Penyebaran pengaruh Korean Wave bukan hanya meningkatkan peluang untuk melaksanakan pertukaran budaya, meningkatkan interaksi budaya tetapi juga menjadi sarana untuk melegalkan ideologi Korea agar mudah diterima dunia Internasional.

Hal penunjang kebangkitan ekonomi Korea Selatan tidak lain karena sektor industri teknologi transportasi dan teknologi komunikasi yang juga didukung oleh sektor kebudayaannya melalui Korean wave.

 

Pada tahun 2004, ekspor film dan program televisi bersama dengan pariwisata dan produk K-Pop menghasilkan pendapatan total hampir US$2 miliar. Selain itu, menurut statistik Bank Of Korea dari bidang ekspor budaya dan jasa hiburan, industri musik K-pop telah menghasilkan US$794 juta tahun 2011 dan mengalami peningkatan 25% dari US$637 juta di tahun 2010 seiring K-pop semakin diminati oleh masyarakat internasional.

Selain itu, masuknya perindustrian Korea Selatan ke Indonesia ini juga mampu memperbaiki hubungan kerjasama Internasional antara Indonesia dan Korea Selatan yang sangat menguntungkan kedua belah pihak.

Tidak hanya itu saja, baru-baru ini pihak Pemerintah Korea Selatan juga ikut serta memberikan bantuan berupa materi kepada Indonesia khususnya korban gempa Lombok.

Bukan hanya Pemerintahannya saja, banyak pula artis yang turut ikut serta mengucapkan rasa simpatinya melalui media sosial. Mereka juga berharap supaya Lombok bangkit kembali setelah gempa tersebut.

Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan “Di industri kreatif, Indonesia bekerja sama, Korea sangat maju di bidang perfilman dan musik. K-Pop menjadi favorit. Kami senang kalau kita bisa bekerja sama karena pasar Indonesia juga tinggi untuk industri kreatif.” (Republika.co.id — Oktober 2013).

Salah satu dampak positif dari Korean Wave adalah bertambahnya kemampuan berbahasa asing, kenapa? Kpopers biasanya mempelajari bahasa Korea melalui film/drama yang mereka tonton.

Selain itu, orang yang menyukai Kpop biasanya lebih rajin menabung untuk membeli barang-barang yang berkaitan dengan artis favoritnya. Dari pengaruh dan dampak di atas, dapat disimpulkan bahwa Korean Wave sangat membawa pengaruh pada Negara Indonesia baik positif maupun negatif.

 

Sikap yang bisa kita lakukan yaitu pintar memilah-milih dampak positif dan pintar menyikapi dampak negatif dari Korean Wave. Kita tidak bisa menilai negatif atau men-judge fenomena ini, karena dengan fenomena ini pula Indonesia semakin berkembang di berbagai bidang. (Farah Alisha Zahra)

Share ya : )

Menurut kamu?

Email kamu tidak akan disebarkan. Tanda bintang wajib diisi *