Jangan takut bermimpi

Jangan Takut Bermimpi

Share ya : )

Jika kita bermimpi kita jangan takut gagal, karena kegagalan bukan akhir dari segalanya…..

 

MUNGKIN sebagian besar dari para sahabat pernah mendengar orang  yang berkata  begini, “Jangan berekspektasi terlalu tinggi, nanti jatuhya sakit,” atau mungkin juga ada temanmu sendiri yang bermimpi mempunyai kekasih seorang artis atau bermimpi mempunyai kekasih kepada idolanya seperti kakak kelas, orang-orang hebat, dan sebagainya.

Lalu,  kamu berkata pada temanmu, “Jangan bermimpi menjadi kekasihnya , nanti kamu kasih tak sampai deh dan akhirnya kamu sendiri yang bakalan sakit hati kan” atau juga mungkin ada yang pernah dengar pepatah begini, “Bagai pungguk merindukan bulan…”

 

Ya…., semua kutipan dialog tadi mempunyai makna yang sama, jangan terlalu mimpi, kata iklan di tv. Sebenarnya, tak ada yang salah di balik kata mimpi. Semua insan tentu berhak mempunyai mimpi. Mungkin maksud mereka baik, supaya kita tidak sakit hati saat impian atau ekspektasi kita melenceng dari kenyataan, tetapi kita sendiri harus tetap positif thinking, meski honestly, itu secara tidak langsung tidak bagus buat kita.

Jadi, mungkin niat mereka baik untuk mengingatkan  kita agar  jangan terlalu mimpi jauh setinggi langit. Belum tentu niat baik itu berdampak baik buat kita kan? Mereka ingin agar kita tidak merasakan sakit hati dari kegagalan kita atau tidak ingin kita cengeng karena menangisi kegagalan.

 

Sedikit mengutip  status Rizal Muhammad Kholid (Alumni MAN Cianjur 2013-2014) “Jangan takut gagal, kalo langsung sukses cerita Anda pada masa mendatang tidak akan seru….!”  Bisa kita analisis dari status facebook Rizal tersebut bahwa jika kita bermimpi kita juga jangan takut gagal, karena kegagalan bukan akhir dari segalanya.

Jika Sahabat pernah merasakan kegagalan, cerita sahabat pada masa depan atau ketika sukses akan indah, seru, dan menarik untuk diceritakan kepada anak  cucu kita. Mengapa demikian? Karena kesuksesan Sahabat adalah cerita yang sangat indah dan seru karena perjuangan dari bangkitnya kegagalan. Kata bahasa Sunda “Merih”.

 

Saat kecil, tentu kita pernah belajar untuk berjalan, berlari,ataupun ketika kita belajar naik sepeda. Apakah kita langsung bisa mahir dalam percobaan pertama tersebut? Nosense…! Apalagi buat balita yang baru belajar berjalan, pasti pernahlah jatuh-jatuhan gitu. Jatuh rasanya gimana sih? Sakit kan? Apa karena rasa sakit itu si balita itu langsung berhenti dan pasrah? Kalau iya, selamanya balita tersebut tak akan pernah bisa berjalan.

Seperti kita yang sudah mulai dewasa ini. Tentu saat masa sekolah kita pernah mengalami suatu kegagalan. Entah gagal dalam mencapai KKM suatu mata pelajaran ataupun gagal  menggebet akhwat atau ikhwan idaman kita. Saat pertama kali kita mengalami kegagalan, tentu sakit dan pedih yang kita rasakan. Contoh paling simpelnya saat para sahabat gagal menggaet gebetan dan ditolak mentah-mentah. Bagaimana rasanya? Perih bin perih ya?

 

Buat para sahabat yang takut gagal dan takut sakit, apakah para sahabat akan berhenti begitu saja sehingga para sahabat akan menjadi jomblo seumur hidup? Wakwaw…! Hehe. Tapi nih ya buat para sahabat yang gigih, para sahabat  yang ga takut bangkit dari kegagalan, para sahabat yang mau bangkit dari kegagalan akan terus berusaha. Entah dengan target yang sama ataupun dengan target yang baru.

 

Ada kata-kata nih yang penulis baca  dari sebuah kalender, “Tidak ada pertumbuhan dalam zona nyaman dan tidak ada kenyamanan dalam pertumbuhan.” Sedikit motivasi,buat para sahabat semua. Sekali lagi, jangan pernah takut untuk mencoba. Karena kalo sahabat takut, sahabat-sahabat semua tak akan pernah bisa.

Jangan pernah takut keluar dari zona nyaman, karena kalo para sahabat takut, para sahabat tak akan bertumbuh-kembang. Yang terakhir, jangan pernah takut bermimpi setinggi langit karena walaupun sahabat-sahabat  jatuh para sahabat masih punya peluang untuk jatuh di puncak Mount Everest, hehehe…!  Semangaat..!

(Amalia Fitrianie Ramadhanty, MAN Cianjur)

Baca juga

Menurut kamu?

Email kamu tidak akan disebarkan. Tanda bintang wajib diisi *