Puisi Kita | Sajadah Ilahi

Sajadah Ilahi

 

Ku bersujud pada-Mu ya Rabb

Pada malam yang damai

Hanya kau dan aku

Di bawah sinar rembulan

Kau biarkan ku bersandar pada sujudku

Memberi sajadah tuk bersandar

Bibir ini bertasbih

Tangan ini terangkat

Kaki ini terlipat

Menangis, adalah yang dapat dilakukan

Tubuh ini panjatkan doa

Jiwa ini bertasbih

Seuntai cerita terungkap

Terpantau kamera Ilahi

Tempatku berteduh

Tempatku meringis

Tempatku terngiang

Terasa nyaman dalam dekapan sajadah Ilahi

(Hana Fawzyah, MAN Cianjur)



Anak Negeri

Matahari mulai memancarkan keagungannya.

Keluarlah sang bibit negeri dengan tas gendong.

Pamit pada orang tua pun tak lupa dilakukannya.

Setiap langkah pun menjadi barakah.

Lima kilo meter pun ditempuhnya.

Tak ada angkot,bis, atau apa pun namanya.

Yang ada hanya sepasang sepatu kusam.

Yang selalu setia menemaninya.

Lelah memang lelah, capek memang capek.

Tapi apa daya, demi menuntut ilmu alasannya.

Miris memang miris, sakit memang sakit.

Tapi apa daya, pemerintah pun tak peduli

(Reyhan,MAN Cianjur)

 

Share ya : )

Menurut kamu?

Email kamu tidak akan disebarkan. Tanda bintang wajib diisi *